Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

S9: Delegasi Indonesia untuk JENESYS 2018

     Bandara Interasional Soekarno-Hatta, Senin sore tanggal 15 Oktober 2018 tepat pukul 17.00 WIB adalah tempat orang-orang ini bertemu. Orang-orang yang pada bulan ini diserahi amanah untuk menjadi Delegasi Indonesia dalam kegiatan  Japan-East Asia Network of Exchange for Student and Youths  (JENESYS) 2018. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari ASEAN  Inbound Program 7th Batch exchange for Environment, Disaster Prevention, and Environment Technology  yang berlangsung dari tanggal 16 Oktober-22 Oktober 2018 di dua prefektur berbeda. Delegasi Indonesia dalam kegiatan JENESYS 2018 pada batch ini terdiri atas sembilan orang. Komposisi dari delegasi tersebut berasal dari institusi yang berbeda dengan  core competence  yang berbeda dan diamanahkan untuk mendalami isu yang berbeda. (Selengkapnya terkait masing-masing delegasi bisa dilihat pada foto di atas). Fokus isu yang diangkat dalam program ini antara la...

S9: KENAPA SI?

Kenapa? Tidak harus terjawab atau dijawab dengan awalan ...karena. Kenapa merupakan pertanyaan yang memiliki makna tidak biasa, pertanyaan yang bisa menggali sejauh mana keyakinan seseorang dalam melakukan sesuatu atau dalam menghasilkan karya. Pada tulisan ini, saya ingin melatih sejauh mana saya yakin bahwa belajar tidak hanya membaca, tetapi bisa dalam bentuk aktivitas menulis. Aktivitas tersebut saya tunjukkan dengan mulai menulis lalu memublikasikannya sehingga lahirlah tulisan ini. Saya percaya, meskipun tulisan ini belum komprehensif, seiring perjalanan akan ada berbagai hal yang memperkaya tulisan saya sehingga cukup layak untuk disebut sebagai tulisan yang komprehensif. ___ Alasan adalah hal yang penting untuk menjadi landasan dalam melakukan segala sesuatu. Hanya saja, ketika terlalu banyak, itu lain kasusnya. Hmm , atau mungkin lebih tepat agaknya kita sebut saja dengan argumentasi. Argumentasi adalah sesuatu yang penting sebagai landasan dalam melakukan segala hal....

Selentingan

"Kita semua adalah orang-orang yang sama. Dengan harga nilai juang yang sama pada awalnya. Hingga kemudian yang membuat nilai juangnya bertambah adalah perjuangan-perjuangan berikutnya untuk menambah nilai juang kita masing-masing." ___ @ulfa.rodiah Depok, November 2018

S9: #DARIBUKU: Berlatih untuk Bodo Amat

Mengalami dan merenungi (atau mungkin merefleksikan) tentang menjadi dewasa adalah dua hal yang berbeda. Mengalami menjadi dewasa nampaknya adalah hal mau tidak mau akan dialami oleh semua orang, disadari atau tidak. Berbeda halnya dengan merenungi tentang menjadi dewasa. Saya pikir, merenungi tentang menjadi dewasa adalah hal yang boleh jadi tidak dilakukan oleh setiap orang, hal tersebut mungkin dilakukaan oleh mereka yang menjadikan tentang menjadi dewasa lebih dari sekedar hal yang pasti, tapi lebih dari itu. Tentang menjadi dewasa....kita akan menapaki fase yang tentu saja tidak biasa. Kita akan tiba pada suatu fase di mana perasaan kita begitu diuji. Perasaan asing, merasa sendiri, merasa jauh dengan orang-orang yang dahulunya pernah dekat, dan berbagai perasaan lainnya. Ketika perasaan itu tiba, akhirnya kita pun cepat atau lambat akan menyadari tentang akar dari perasaan itu adalah rasa peduli yang masih kita tempatkan ke berbagai hal, hal-hal detail maupun hal-hal besar. ...

S9: Beralih Tak Lagi Seminggu Sekali

Kembali dengan cerita baru dan semoga akan terus berlanjut. Berbagi tentang perjalanan yang tidak terduga, melintasi batas-batas negara, dan menempuh perjalanan lebih dari seribu kilometer jaraknya. Memastikan, bahwa ada hikmah di setiap jengkal perjalanan. Bukan tentang diri sendiri, tetapi tentang diri-diri yang berjalan bersama, mengukir cerita perjalanan bersama, dengan bingkai mimpi yang sama agar bermanfaat untuk sekitar dengan jangkauan seluas-luasnya. Melalui laman ini, saya akan kembali bercerita. Berharap bisa memaknai bersama setiap hal yang dijalani dengan sebaik-baiknya.... _____ @ulfa.rodiah Depok, 23 Oktober 2018

S9: Seminggu Sekali #14Wisuda!

Toga, kebaya, kemeja, rektor, pidato, dan foto-foto boleh jadi adalah hal-hal yang akan diingat ketika kita mulai bahas tentang wisuda. Wisuda, momen di mana jadi ajang untuk memberi apresiasi kepada orang-orang tercinta, terdekat, atau tersayang yang sudah menuntaskan masa studinya baik di strata satu, magister, bahkan doktoral. Nah, sebenarnya ada hal-hal yang mungkin luput dari perhatian kita tentang wisuda. Apa aja sih? Pertama, pengertian daripada wisuda itu sendiri....kalau menurut ke KBBI ( cek di sini )sih: wi.su.da n   peresmian atau pelantikan yang dilakukan dengan upacara khidmat Biasanya, wisuda juga bukan cuma untuk di perguruan tinggi (menyambut mahasiswa baru dan melepas mahasiswa lama) tapi biasa dipakai juga untuk wisuda para tahfidz (penghapal Quran) bahkan sampai wisuda taman kanak-kanak. Pada dasarnya, wisuda bukanlah hal yang wajib banget tapi untuk merayakan sekaligus menjadikan momen kelulusan berikut menyambut kembali agaknya wisuda menjadi salah ...

S9: Seminggu Sekali #13Merdeka!

Tujuh puluh tiga tahun sudah Indonesia berdiri sebagai negara yang merdeka. Tumbuh dengan berbagai macam peristiwa jatuh bangun pemerintahan, mulai ketika dijajah oleh asing hingga rasa-rasanya sedang dijajah oleh rakyat sendiri. Selama itu pula, banyak makna yang disematkan dalam perjalanan panjang untuk tetap mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Merdeka! Semoga bukan sekedar kata, tetapi berisi kerja-kerja penuh makna. Semoga bukan hanya untuk segelintir rakyat saja, tetapi seluruhnya. Semoga bukan hal yang sifatnya temporal, tetapi seterusnya. Semoga bukan sekedar pesta, tetapi diperingati untuk menjadi energi agar berjuang setiap harinya. Ah iya , bicara soal merdeka bukan hanya tentang Indonesia...tetapi ada pada tiap-tiap rakyatnya. Termasuk pada diri kita. Selamat memperingati dan mengisi kemerdekaan. Merdeka! _____ @ulfa.rodiah Depok, 17 Agustus 2018

S9: Seminggu Sekali #12Heuristik: Tentang Mencari dan Menemukan

Heuristik adalah tahapan awal dalam melakukan penelitian menggunakan metode sejarah. Tahapan lain setelahnya adalah kritik, interpretasi, dan terakhir adalah tahap historiografi atau penulisan sejarah. Heuristik adalah tahap awal di mana segala usaha harus benar-benar dikerahkan, untuk mencari semua sumber yang dibutuhkan dalam penulisan (yang sudah ditentukan di awal pastinya) sampai benar-benar menemukan, tidak sekedar mencari yang tidak pasti. Ah iya , nampaknya bukan peneliti yang menggunakan metode sejarah saja yang harus menerapkan heuristic, semua manusia idealnya melakukan hal yang sama. Mencari sampai menemukan, apapun, mulai dari mimpinya sampai jalan jalan untuk menghidupkan mimpi-mimpinya. Menempuh jalan yang tidak terduga, menelusuri jalanan berbatu yang berlumpur berduri juga dihiasi semak belukar, hingga terbang entah ke mana mencari makna untuk setiap hal yang terjadi di dalam kehidupannya. Mencari dan menemukan, adalah serangkaian proses yang mungkin menuntut k...

S9: Tulisan Tematik #Zakat (Bagian 2)

Kembali dengan tulisan bertema tentang zakat. Nah buat yang belum sempat baca tulisan pertama tentang zakat, silakan akses di  sini . Engga jauh dari tulisan yang pertama, tulisan di bagian kedua masih menyinggung tentang pengertian zakat. Sebelum masuk ke pengertian berikutnya, perlu kita refresh kembali ingatan kita soal zakat yakni perintah dari Allah Swt. salah satunya yang tertuang dalam Surah Al-Baqarah ayat 43, yang artinya: Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku' lah beserta orang-orang yang ruku'. Kalau kemarin kita sudah sama-sama membaca pengertian zakat merujuk kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kali ini kita akan segera mengetahui pengertian tentang zakat yang tercantum dalam undang-undang yang mengatur tentang zakat itu sendiri. Cek gambar di bawah ini yuk! Intinya hampir sama, tentang harta yang dikeluarkan dan hal tersebut diatur sesuai dengan syariat. Besaran, waktu pengeluaran zakat, dan hal-hal lainnya yang berkaita...

S9: Tulisan Tematik #Zakat (Bagian 1)

  Dewasa ini kita sudah begitu sadar bahwa kebutuhan kita dari hari ke hari semakin meningkat. Kebutuhan akan pendidikan, hiburan, kesehatan, hingga kebutuhan ekonomi. Di antara kebutuhan-kebutuhan tersebut, kita pun sadar bahwa semuanya penting, meskipun jika diurutkan semuanya memiliki level prioritas yang berbeda. Termasuk bagi kebutuhan untuk level negara seperti Indonesia, kebutuhan tersebut tentu tidak bisa dilepaskan karena untuk ukuran negara, kebutuhan pribadi penduduknya yang bersatu menjadi kebutuhan masyarakat sudah merupakan prioritas untuk dipenuhi. Mengambil contoh, salah satu kebutuhan yang turut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya pemenuhan kebutuhan negara adalah kebutuhan di bidang ekonomi. Kenapa ekonomi? Karena mau tidak mau ekonomi menjadi salah satu kunci mengukur seberapa maju dan sejahtera sebuah negara. Saya bukan ahli di bidang ekonomi, tetapi saya juga tidak bisa sepenuhnya membiarkan diri saya buta akan pengetahuan tentang ekonomi. Sekurang-ku...

S9: #DARIBUKU: Steal Like an Artist

Salah satu teoriku adalah bila orang memberimu saran, mereka justru berbicara dengan diri sendiri di masa lalu.  - Austin Kleon Berhenti bertengkar dan buat sesuatu. Kamu akan lihat banyak kekonyolan di luar sana dan merasa perlu mengoreksinya. Suatu kali aku begadang di depan laptop lalu istriku menghardik,  ' ' Berhenti bertengkar di Twitter, lakukan sesuatu! ' '. __ Proteslah cara orang lain membuat program dengan membuat program baru - Andre Torrez Jalani rutinitas dan keteraturan, agar karyamu mencerminkan kesungguhan dan keaslian . - Gustave Haubert Menciptakan karya atau membangun karier adalah akumulasi upaya kecil secara terus-menerus. - Austin Kleon Terima kasih yang sudah meminjamkan bukunya, sederhana  tapi membekas. _____ @ulfa.rodiah Depok, Juli 2018

S9: Teruntuk Lima Kawan Terbaik

Teruntuk Lima Kawan Terbaik, Selamat atas ketuntasan bersidangnya, semoga ilmu yang selama ini didapatkan….bisa bermanfaat seluas-luasnya. Semoga karya yang sudah dihasilkan, bisa menjadi inspirasi bagi sekitar. Semoga bisa menjadi alumni yang terus ditunjukkan jalan-jalan kebaikan. Ah iya , waktu-waktu ke depan bakal beda dari sebelumnya. Yang biasanya abis kelas pertama makan bareng di klaster atau di gazebo depan musola bakal berubah. Yang biasanya duduk-duduk sebelum kelas siang mulai jam 2 udah terganti sama aktivitas lain. Yang biasanya selalu jadi partner minum capcin pake keju bakal berganti. Nasi padang, soto mie Bu Nurhayati, es teh manis, vit botol 2000an, Pizza Domino, martabak orins, ayam mas Roni, danusan, dopis, sampe makanan di Burger King setidaknya sejumlah saksi bahwa cerita kita yaa apa adanya. Sederhana, tapi sarat makna. Alhamdulillah, Allah ngasih saya orang-orang yang ga baik-baik amat si sebenernya…Cuma selalu ada kebaikan di berbagai tindakannya....

S9: Seminggu Sekali #11SemesterSembilan

Memutuskan untuk menambah masa studi yang seharusnya hanya delapan semester termasuk keputusan yang berat. Keputusan yang sebenarnya bukan saya pikirkan satu dua hari, tetapi saya pikirkan sejak kurang lebih satu setengah semester, hingga khirnya benar-benar memutuskan untuk menambah satu semester lagi. Semoga menjadi keputusan yang berakhir baik. :) Semester sembilan, hanya tersisa lima SKS lagi dan itu adalah skripsi. Skripsi yang sebenarnya tinggal saya teruskan penulisannya, dua bab awal tinggal ditinjau kembali dan bisa diteruskan beberapa bab berikutnya. Saya harus merutinkan bimbingan di semester sembilan, minimal delapan kali bimbingan untuk satu karya skripsi sampai layak untuk diuji. Semoga fase-fase itu bisa saya lewati, meskipun harus terseok-seok. Semoga selesai dengan akhir yang baik. Iya, semoga. Ah iya , hampir lupa...dengan ini, kode S9 resmi dimulai! _____ @ulfa.rodiah Depok, 1 Juli 2018

S8: Masa Peralihan (SEGERA S9)

Alhamdulillah, kemarin saya ngecek nilai mata kuliah (satu-satunya) di semester 8....cukup membuat terharu. *Wkwk Masih tersisa satu perjuangan menuju tahap akhir....Skripsi dan masih dalam proses! Mohon doa ya :) Nah, berhubung semester 8 sudah selesai dan selama itu pula saya menuliskan kode S8 di setiap judul untuk tulisan saya di semester ini...akhirnya, harus berganti jadi S9. Bukan, itu bukan tipe handphone yang pre-order itu bukan. S9 lagi-lagi kode, saya masuk semester 9. Hmmm...loh ko 9? Ga lulus emang? Ya, seperti yang saya sempat singgung di atas...satu fase belum saya lalui, saya masih harus menempuh skripsi selama satu semester ini dan penambahan masa studi saya sudah berdasarkan banyak pertimbangan. Salah satu sebab yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk menambah satu semester lagi karena saya sedang diamanahkan sebagai ketua di lembaga legislatif tingkat kampus. So, karena syaratnya mahasiswa aktif...otomatis saya perpanjang masa studi saya. So, see you d...

S8: Selingan #TulisanKurniawanGunadi

Berterima kasih Ini seperti, kita telah melewati segala sesuatunya dengan baik. Sekalipun, pada saat itu, pada saat setiap kejadian yang telah lewat, kita merasa gagal. Suatu hari, semoga tumbuh di hati kita rasa syukur. Bersyukur atas diri sendiri, atas kesediaannya melewati semua ujian, atas kesediaannya untuk tetap maju meskipun sedikit, atas kemauannya untuk berubah. Dan suatu hari, kita akan mensyukuri. Bahwa kita telah melewati segala sesuatunya dengan baik. Memang bukan yang terbaik, ada kesalahan-kesalahannya. Tapi, kita bersedia mengambil dan menerima pembelajarannya. Menjadikannya pengetahuan yang membuat hidup kita berikutnya, tidak lagi keliru. Pada setiap keputusan yang diambil, juga pada saat mendapati hasil yang tak sesuai harapan. Berikutnya, kita akan berterima kasih pada orang-orang yang menjadi perantara-perantara tersebut. Orang yang pernah kita perjuangkan, tapi tak kita dapatkan. Orang yang pernah kita sanjung, tapi berkhianat. Orang yang kita sangka buruk...

S8: Seminggu Sekali #10MenerjemahkanMimpi

Awalnya, kebingungan sendiri, melakukan cukup banyak hal. Mencari tahu. Membaca, bertanya, menulis, mencari hiburan, merenung, berjalan-jalan, hingga memutuskan berdiam diri sendirian sambil menerka-nerka juga merencanakan sesuatu. Pekerjaan itu, semoga usaha yang berguna untuk menerjemahkan mimpi. bukan mimpi yang hanya berujuang pada kata, tetapi diiringi kerja, hingga menghasilkan karya. Pekerjaan menerjemahkan mimpi, bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan sama sekali. Oleh karenanya, butuh komitmen dan kerja-kerja yang nyata demi mewujudkannya. Mewujudkan terjemahan yang tidak jauh beda atau persis sama sekali dengan apa yang pernah terukir dalam bingkai besar bernama mimpi. Pastikan tetap pada keyakinan bahwa mimpi adalah kunci untuk menaklukan dunia. " Bermimpilah setinggi langit, karena jika kamu terjatuh...kamu akan jatuh di antara bintang-bintang. " - Ir. Soekarno Pun, ketika kita kadang tidak begitu berani untuk berm...

S8: Seminggu Sekali #9Menghilang

" Menghilang !" Yap!. Satu... Dua... Tiga... Terus engga ilang-ilang. Ya,,,karena engga betulan menghilang. (Sumpeh ini random banget si) _________ Beberapa hari ini, entah kenapa perasaan "merasa random " itu muncul. Merasa 'kesakitan' ketika akhirnya banyak hal yang harusnya engga dipikirkan sampai segitunya, ya tapi malah dipikirkan gitu loh. Bisa jadi hal yang terlalu receh atau sebaliknya....hal yang terlalu besar, walaupun untuk beberapa hal memikirkan hal besar itu perlu dan harus. Nah, salah satu yang dipikirkan itu soal...hmm sebut saja menghilang. Menghilang? Iya, menghilang. Kepikiran soal itu, nanya-nanya ke diri sendiri, gimana kalau saya menghilang dan seterusnya. Terus berhenti pada pertanyaan " apa yang berubah ketika saya menghilang ?". Engga bisa dijawab sepenuhnya, belum ada jawaban yang memuaskan, dan mungkin memang kenyataannya demikian....siapa juga yang mau memikirkan apapun yang bakal kejadian ketika sesuatu m...

S8: Seminggu Sekali #8KutuLoncat

Tulisan ini saya buat di tahun lalu (2017), ditujukan untuk memenuhi penugasan mata kuliah Penulisan Populer.  Selamat membaca! :) Tahun 2017 merupakan satu tahun sebelum tahun memuncaknya banyak lobi politik dilakukan untuk menyambut tahun pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2019. Memuncaknya lobi politik tersebut tentu saja tidak lepas dari berbagai kepentingan yang jumlahnya tidak sedikit. Kepentingan tersebut dibawa oleh berbagai pihak dengan (tentu saja) latar belakang yang berbeda dengan kepentingan yang berbeda pula, hanya saja semua kepentingan tersebut biasanya agak berbelok sedikit dari kepentingan umum yang seharusnya menjadi fokus dalam berbagai agenda politik yang berhubungan dengan pelaksanaan negara. Bicara politik tentu tidak hanya bicara soal aktivitas yang berhubungan dengan pemerintahan, pengaturan kepentingan, penyebaran kekuasaan, dan hal-hal formal lainnya. Bicara soal politik artinya kita juga bicara soal aktor-aktor yang menjadi pelaku dalam ak...

S8: Selingan #PengingatDiri

Biarkan semuanya menjadi seperti sebelumnya. Tidak ada kata (sapa). Sebelumnya asing dan mungkin ada baiknya kembali asing. Ada alasan yang boleh jadi belum bisa dijelaskan. Ada hal-hal yang boleh jadi baiknya diketahui nanti, tidak hari ini. Tenang saja, ini bukan karena benci. Pun, ini bukan karena ingin memupuskan mimpi-mimpi. Egois mungkin rasanya. Satu pihak memutuskannya. Memutuskan untuk menutup diri. Belajar untuk menjauh, lagi. Bukan karena ingin mengakhiri, boleh jadi ini....untuk memulai sesuatu yang baru sama sekali. Menguji masing-masing diri. Yakinkah sudah saling mengenali? Yakinkah sudah saling memahami? Atau yakinkah sudah saling memiliki dan sama-sama berjanji untuk saling menasihati. Tenang saja, ini hanya sebagai pengingat bagi diri (sendiri). _____ @ulfa.rodiah Depok, Juni 2018

S8: Seminggu Sekali #7WahaiHati

Jika dikatakan hati manusia bagaikan air mendidih di atas bejana, memang demikian adanya. Tidak pernah ada yang tahu sepersekian detik hati manusia bisa berubah, entah menjadi lebih baik atau justru sebaliknya. Karenanya, tidak salah jika banyak manusia berdoa untuk selalu ditetapkan hatinya....karena ya, hati setidak tertebak itu. Jika merasa sedih dan lalai, berkatalah pada hati....wahai hati, berdamailah dan kalahkan kelalaian itu dengan banyak mengingat-Nya. Jika merasa bahagia hingga sangat bahagia, berkatalah pada hti....wahai hati, tidak usahlah berlebihan, secukupnya saja. Wahai hati......berlatihlah untuk menjadi kuat. * ntms _____ @ulfa.rodiah Depok, 3 Juni 2018

S8: Seminggu Sekali #6SuratuntukAdik(adik)

*aku hanya punya waktu kurang dari tiga menit untuk menuntaskan tulisan (singkat) ini, surat untuk adik(-adik), termasuk diriku sendiri* Berawal dari renungan-renungan ketika sedang berada dalam perjalanan. Ada banyak hal yang sudah kita lalui, hal yang kita dapatkan, dan mungkin hal-hal yang justru tidak menjadi milik kita. Mari kita syukurilah apa-apa yang saat ini (seolah) milik kita. Apapun. Mulai dari benda-benda yang mungkin mampu kita beli, kemampuan (bakat) yang kita miliki, kekurangan diri, hingga orang-orang terdekat kita saat ini. Terkadang, kita hanya ingin mengetahui dan melihat apa yang memang (hanya) ingin kita ketahui dan apa yang ingin kita lihat. Namun, percayalah....pada waktu(-waktu) tertentu kita harus siap jika pada akhirnya kita mengetahui dan melihat apa yang justru tidak kita inginkan sama sekali. Terkadang, kita merasakan perasaan yang tidak ingin kita munculkan sama sekali. Perasaan itu menjadi, membuat susah diri. Namun, yakinlah...perasaan itu hadi...

S8: Selingan: Tidak Melulu tentang Kita (?)

Cerita ini tidak melulu tentang kita. Bisa jadi cerita ini tentang (hanya) mereka, hanya dia, hanya kalian, atau hanya cerita tentang kami, atau justru hanya aku. Kita bukannya tidak lagi ingin saling bertemu, kita boleh jadi hanya terlalu kelu untuk mengatakan atau sekedar menunjukkan bahwa sama-sama merindu. Aku yakin, kita hanya malu. Malu karena yang kita bawa ke sana ke mari, berhari-hari hingga berpuluh minggu hanyalah rindu yang menggebu. Apa daya, malu lebih besar daripada rindu, hingga kita satu sama lain memilih membisu. Iya, semoga saja anggapanku tidak keliru, bahwa kita hanya malu menunjukkan rindu. Bukan sungguhan tidak ingin lagi bertemu. Beberapa waktu lalu, aku memutuskan sesuatu. Ingin menjauh dulu, mencari lingkungan baru. Iya, sungguhan mencari lingkungan baru, agar aku bisa menemukan diksi yang tepat untuk mengucap rindu. Agar aku bisa menunjukkan bait-bait yang tepat dalam puisiku bahwa aku sungguhan rindu. Agar aku bisa mencari inspi...

S8: Seminggu Sekali #5Ramadhan!

Engga kerasa, sekarang sebenernya udah masuk hari ke tiga Ramadhan, 1439 Hijriyah. Banyak yang sepertinya masih engga jauh beda kaya hari-hari biasanya, masih belum libur, dan masih banyak tugas yang berhubungan dengan akademik kaya hari-hari sebelum Ramadhan, bedanya mungkin cuma waktunya yang jadi engga full layaknya hari-hari normal yang jamnya lebih panjang.  Ramadhan kali ini banyak hal yang beda dan kerasa lebih istimewa dari Ramadhan tahun sebelumnya. Banyak hal baru yang di tahun lalu engga ada, tahun ini ada. Kaya misalnya tahun ini ada deadline pengumpulan tugas artikel *wkwkwk*. Eh engga sih, tapi Ramadhan tahun ini cukup banyak diawali dengan sesuatu yang berkesan. Agenda Doa untuk Negeri yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian se-Universitas Indonesia pada tanggal 16 Mei 2018 menjadi kegiatan yang sangat berkesan buat saya pribadi, mungkin itu juga yang dirasakan oleh orang-orang yang hadir pada agenda doa tersebut. Iya, di tengah te...

S8: Seminggu Sekali #4Renungan

Nasihat-nasihat yang berhasil dilontarkannya, tidak lain adalah nasihat untuk dirinya sendiri yang sempat seterjatuh dan setertatih itu mengkondisikan diri juga perasaannya ketika harus berhadapan dengan kondisi yang ia pikir sangat mustahil terjadi. Iya, ia hanya berpikir sangat mustahil terjadi dan ia hanya berdoa semoga ketika itu sungguhan terjadi, ia cukup siap untuk menghadapinya. Ketika hal itu terjadi, setidaknya ia cukup siap, tetapi tidak sesiap itu. Ia ingat akan nasihat yang pernah ia terima beberapa tahun sebelumnya, " kita baru menyadari apa yang kita miliki setelah sesuatu itu nyaris diambil dari kita, maka cintailah sesuatu itu sebisa mungkin. " Ia baru menyadari bahwa selama ini bukan ia yang disakiti, ia adalah sumber awal kesakitan itu. Ia berharap terlalu banyak kepada yang jelas-jelas bukan tempat menggantungkan harapan. Ia sesak menerima hampir semua kenyataannya, ia lupa melatih untuk berlapang hatinya. Ia lupa, ia sangat lalai.  Hingga...