Engga kerasa, sekarang sebenernya udah masuk hari ke tiga Ramadhan, 1439 Hijriyah. Banyak yang sepertinya masih engga jauh beda kaya hari-hari biasanya, masih belum libur, dan masih banyak tugas yang berhubungan dengan akademik kaya hari-hari sebelum Ramadhan, bedanya mungkin cuma waktunya yang jadi engga full layaknya hari-hari normal yang jamnya lebih panjang.
Ramadhan kali ini banyak hal yang beda dan kerasa lebih istimewa dari Ramadhan tahun sebelumnya. Banyak hal baru yang di tahun lalu engga ada, tahun ini ada. Kaya misalnya tahun ini ada deadline pengumpulan tugas artikel *wkwkwk*. Eh engga sih, tapi Ramadhan tahun ini cukup banyak diawali dengan sesuatu yang berkesan.
Agenda Doa untuk Negeri yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian se-Universitas Indonesia pada tanggal 16 Mei 2018 menjadi kegiatan yang sangat berkesan buat saya pribadi, mungkin itu juga yang dirasakan oleh orang-orang yang hadir pada agenda doa tersebut. Iya, di tengah teror yang mengguncang stabilitas nasional dan membuat isu terorisme naik kembali karena pasca terjadinya kerusuhan di Mako Brimob (Kelapa Dua) menyusul serangkaian kejadian yang diklaim sebagai aksi terorisme (selengkapnya: menelusuri berita pengeboman).
Satu hal untuk ramadhan kali ini, semoga bisa menjadi ramadhan yang lebih baik dari sebelumnya, atau bisa menjadi ramadhan terbaik buat saya ketika memang ini adalah Ramadhan terakhir yang saya jumpai.
Semangat memaksimalkan aktivitas kebaikan kita, yuk! :)
Oh iya, ramadhan kali ini punya proyek apa nih? Saya ada proyek lucu-lucu seru sih, nanti dishare ya!
Enjoy!
_____
@ulfa.rodiah
Depok, 19 Mei 2018

Komentar
Posting Komentar