Heuristik
adalah tahapan awal dalam melakukan penelitian menggunakan metode sejarah.
Tahapan lain setelahnya adalah kritik, interpretasi, dan terakhir adalah tahap
historiografi atau penulisan sejarah. Heuristik adalah tahap awal di mana
segala usaha harus benar-benar dikerahkan, untuk mencari semua sumber yang
dibutuhkan dalam penulisan (yang sudah ditentukan di awal pastinya) sampai
benar-benar menemukan, tidak sekedar mencari yang tidak pasti.
Ah iya,
nampaknya bukan peneliti yang menggunakan metode sejarah saja yang harus
menerapkan heuristic, semua manusia idealnya melakukan hal yang sama. Mencari
sampai menemukan, apapun, mulai dari mimpinya sampai jalan jalan untuk
menghidupkan mimpi-mimpinya. Menempuh jalan yang tidak terduga, menelusuri
jalanan berbatu yang berlumpur berduri juga dihiasi semak belukar, hingga terbang
entah ke mana mencari makna untuk setiap hal yang terjadi di dalam
kehidupannya. Mencari dan menemukan, adalah serangkaian proses yang mungkin
menuntut kita untuk belajar agar tidak pernah bosan mencoba, memperjuangkan
berbagai hal, dan tentu saja mengambil hikmah di setiap jengkal perjalanan.
*karena berbagai hal, untuk dua minggu ini belum sempat mengupload tulisan tematik lagi, mohon doa supaya bisa kembali ke aktivitas semula yaa pembaca sekalian :)
_____
@ulfa.rodiah
Bogor, 29 Juli 2018

Komentar
Posting Komentar