Langsung ke konten utama

Hitungan Purnama bersama FIM Depok

Hah? Apa itu FIM? Semacam snack atau minuman kekinian?

Wkwkwk. Bukan. FIM adalah kependekan dari Forum Indonesia Muda. Sebuah forum independen yang tentu saja isinya anak-anak muda, dari berbagai latar belakang, dengan segala keunikannya, dan forum ini merupakan gerakan kaderisasi kepemudaan. Sesuai judul, Depok merujuk pada salah satu regional. Buat yang mau lebi tau lebih lanjut soal FIM serta regionalnya, mampir aja ke webnya. Forumindonesiamuda.org

Sebuah ketidaksengajaan ketika suatu malam, ada seorang senior mengirimkan jarkom serta poster pendaftaran volunteer FIM Depok, gelombang dua, dan kalau saya tidak salah…malam itu adalah satu hari sebelum penutupan. Saya baca dengan saksama, tidak dalam tempo singkat, dan saya kunjungi profil instagram @fimdepok. Hmm, dilihat dari syarat pendaftarannya sih, saya bisa. Masih pemuda, belum menyentuh usia 25 lagi. Singkat cerita, akhirnya saya mendaftar.

Saya mendaftar sebagai volunteer FIM Depok, bersamaan dengan momen di mana saya apply pekerjaan ke sejumlah tempat. Satu per satu pengumuman datang, salah satu yang membahagiakan ya tentu saja pengumuman lolos administrasi calon volunteer FIM Depok. Alhamdulillah. Berikutnya, tiba di penyambutan calon volunteer, pembagian kelompok, dan pembuatan project.

Pembuatan project, yaa diawali diskusi lumayan panjang namun terhitung cepat karena hanya punya waktu project beberapa hari. Kelompok saya, grup 4, waktu itu mengangkat tentang kampanye pengelolaan sampah infeksius. (untuk yang kepo, bisa tonton reels di ig saya @ulfa.rodiah). Alhamdulillah, dengan segala dinamika yang ada,,, akhirnya project selesai dan dipresentasikan, baru setelah itu ada pengisian feedback 360 derajat untuk sesama anggota tim. Beberapa hari kemudian, pengumuman volunteer yang lolos.

Diterima (Juli 2021)

Kabar bahagia datang lagi, Alhamdulillah saya diterima sebagai volunteer FIM Depok. Saya tidak berekspektasi, karena saya kira yang lain lebih berpeluang karena kebanyakan masih aktif di kampus, sedangkan saya sudah lulus dan sedang menghadapi ‘masa mengambang’ alias nganggur wkwk. Ditambah lagi, saya rasa masih banyak evaluasi performa saya selama membuat project, yang saya ingat, saya termasuk yang berisik di grup.

Penyambutan volunteer, selain berkenalan kita juga diminta untuk menjawab pertanyaan yang unik, saya baru menemukannya di sini (penasaran? Ayok nanti kamu juga daftar FIM Depok ya!), setelah sesi perkenalan…..wah ada tebak-tebakan gambar dan saya juara dua *shombong dikit. Kumpul berikutnya langsung kenalan lebih jauh dengan kawan-kawan satu divisi dan para kadiv. Di hari perdana kumpul itu, saya mendapatkan ilmu baru berupa pembuatan bank ide/konten, menggunakan Trello dan ilmu itu masih saya praktikan sampai sekarang.

Nafas Panjang

Salah satu senior di FIM Depok, suatu hari mengirim chat kepada saya “semoga nafas semangat kamu panjang”. Yap, saya aamiinkan. Tentu saja, itu doa yang baik. Sampai akhirnya, setelah tiba di bulan Oktober, saya merasakan mengapa kakak senior itu mengatakan dan mendoakan demikian. Kehidupan komunitas tidak semudah itu, Rodiah. Perlu nafas panjang, kemauan berlelah-lelah, dan segala macamnya. Di awal Oktober, saya sempat izin melipir beberapa hari karena ada hal-hal yang mesti saya selesaikan di luar sana, berharap bisa “come back stronger!”, karena memang saya menyadari jika tidak segera tentu kemungkinan terburuknya bisa saja tidak bisa kembali sampai waktu menjadi volunteer selesai.

Tak Tergantikan

Ada hal yang tidak saya dapatkan di tempat lain, tapi saya dapatkan lewat FIM Depok. Orang-orang yang dengan segudang aktivitas, tapi masih mau berkumpul berbagi cerita yang begitu berharga. Mereka yang menjadikan agenda kumpul rutin pekanan sebagai ajang untuk mendapatkan energi. Buat saya pribadi, kumpul rutin mingguan itu -yang di mana saya pernah ketiduran sampai dini hari lalu baru leave- adalah waktu di mana saya tertular energi positif. Buat saya yang kadang merasa negatif, bertemu dengan para penghuni FIM Depok adalah bagian dari usaha untuk membuat saya kembali netral.

Tak terasa, sudah tiba di bulan November. Banyak lagi ‘hajatan’ FIM Depok yang akan dieksekusi di bulan ini. Mudah-mudahan Allah lancarkan, Aamiin. Untuk seluruh penghuni FIM Depok Reborn 2021, terima kasih banyak…semoga kita selesaikan amanah ini dengan husnul khotimah.

@ulfa.rodiah

12/10/2021 (diperbaharui tanggal 1 November 2021)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati Nurani Melawan Kezaliman

Judul di atas merupakan judul buku yang pernah saya baca sekitar sebulan yang lalu, saya lupa persis tanggalnya. Buku tersebut merupakan buku yang memuat surat-surat milik Moh.Hatta atau biasa kita kenal dengan sebutan Bung Hatta yang ditujukan langsung kepada partner-nya, belahan dwi-tunggalnya, Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno atau kita kenal dengan sebutan Bung Karno. Surat-surat yang ditulis Bung Hatta kepada Bung Karno tersebut ditulis ketika Bung Hatta sudah resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden RI pada tahun 1957. Surat tersebut ditulis dalam jangka waktu kuran-lebih delapan tahun dimulai sejak tahun 1957 sampai tahun 1965. Terdapat salah satu kutipan menarik pada salah satu halaman bukunya, tepatnya di halaman 27, bunyinya begini: .. ..biar saja pemimpin-pemimpin yang berkuasa sekarang berbuat apa saja dan mau ke mana sesuka hati mereka, dan akan berpaling dari pemimpin-pemimpin yang menipu mereka selama ini....terlihat kurang sekali perlawanan yang aktif di kal...

S9: Seminggu Sekali #14Wisuda!

Toga, kebaya, kemeja, rektor, pidato, dan foto-foto boleh jadi adalah hal-hal yang akan diingat ketika kita mulai bahas tentang wisuda. Wisuda, momen di mana jadi ajang untuk memberi apresiasi kepada orang-orang tercinta, terdekat, atau tersayang yang sudah menuntaskan masa studinya baik di strata satu, magister, bahkan doktoral. Nah, sebenarnya ada hal-hal yang mungkin luput dari perhatian kita tentang wisuda. Apa aja sih? Pertama, pengertian daripada wisuda itu sendiri....kalau menurut ke KBBI ( cek di sini )sih: wi.su.da n   peresmian atau pelantikan yang dilakukan dengan upacara khidmat Biasanya, wisuda juga bukan cuma untuk di perguruan tinggi (menyambut mahasiswa baru dan melepas mahasiswa lama) tapi biasa dipakai juga untuk wisuda para tahfidz (penghapal Quran) bahkan sampai wisuda taman kanak-kanak. Pada dasarnya, wisuda bukanlah hal yang wajib banget tapi untuk merayakan sekaligus menjadikan momen kelulusan berikut menyambut kembali agaknya wisuda menjadi salah ...

S9: #DARIBUKU: Berlatih untuk Bodo Amat

Mengalami dan merenungi (atau mungkin merefleksikan) tentang menjadi dewasa adalah dua hal yang berbeda. Mengalami menjadi dewasa nampaknya adalah hal mau tidak mau akan dialami oleh semua orang, disadari atau tidak. Berbeda halnya dengan merenungi tentang menjadi dewasa. Saya pikir, merenungi tentang menjadi dewasa adalah hal yang boleh jadi tidak dilakukan oleh setiap orang, hal tersebut mungkin dilakukaan oleh mereka yang menjadikan tentang menjadi dewasa lebih dari sekedar hal yang pasti, tapi lebih dari itu. Tentang menjadi dewasa....kita akan menapaki fase yang tentu saja tidak biasa. Kita akan tiba pada suatu fase di mana perasaan kita begitu diuji. Perasaan asing, merasa sendiri, merasa jauh dengan orang-orang yang dahulunya pernah dekat, dan berbagai perasaan lainnya. Ketika perasaan itu tiba, akhirnya kita pun cepat atau lambat akan menyadari tentang akar dari perasaan itu adalah rasa peduli yang masih kita tempatkan ke berbagai hal, hal-hal detail maupun hal-hal besar. ...